RSS

Komputasi Awan …. (Cloud Computing )

02 Feb

Defenisi

cloudcomputer460Cloud Computing secara harfiah diartikan sebagai : “Cloud = awan” dan “Computing = menghitung” jadi cloud computing diartikan langsung sebagai “menghitung awan”.  Hehehe….. itu adalah pengertian yang sering dipahami oleh orang awam. Namun sebenarnya bukan itu yang dimaksud dengan “cloud computing”.  Jika kita cek ke tante wikipedia maka dia menjawab berikut :

“Cloud computing adalah penggunaan sumber daya komputasi (hardware dan software) yang diwujudkan dalam bentuk layanan yang bisa diakses melalui jaringan (biasanya internet). Asal kata “cloud” diambil dari penggunaan simbol berbentuk awan yang sering digunakan sebagai abstraksi penggambaran infrastruktur kompleks yang dikandungnya dalam sebuah sistem. “

Namun definisi yang diberikan tante wikipedia tersebut tidak sejalan dengan layanan yang saat ini diberikan oleh Cloud Computing Service Provider (atau lebih akrab disapa CCSP) atau sering tidak sejalan dengan pemahaman dari perspektif perusahaan yang mengakses layanan cloud computing. Sebagai contoh; pada bulan Juni 2009, Verizon mengumumkan layanan barunya untuk delivery cloud computing services yang bisa diakses melalui jaringan MPLS.  Dalam hal ini metode pengaksesan cloud computing tidak melalui internet namun melalui layanan WAN dari Verizon. Dengan pengaksesan layanan melalui WAN maka user dari cloud computing tersebut bisa mendapatkan tingkatan delay dan paket loss yang lebih kecil, terukur dan bisa lebih digaransi. Pendekatan pada case verizon ini merefer pada salah satu tipe arsitektur yang disupport oleh cloud computing yakni private cloud computing.

Penjelasan yang lebih njelimet lagi salah satunya dikeluarkan dalam salah satu edisi The Cloud Computing Journal pada Januari 2009 dimana di dalamnya terdapat sebuah artikel yang memberikan 21 definisi dari cloud computing.

Namun secara simple dapat dikatakan bahwa dengan adanya sumber daya komputasi (hardware dan software) yang bisa diakses melalui jaringan berarti sebuah perusahaan atau individu tidak perlu lagi terhambat hardware atau pun software jika membutuhkan alokasi komputasi. Perusahaan bisa menyewa tanpa harus memiliki dan bisa menggunakan kapanpun dan dimanapun selama bisa terkoneksi dengan jaringan.

Pengembangan Cloud Computing

Sepanjang tahun 2012, industri TI sudah cukup sering diramaikan dengan informasi seputar cloud computingYa, komputasi awan memang bak menjadi primadona dari para vendor TI. Layanan ini pun dipercaya sebagai model IT masa depan.
Hasil riset IT Extravaganza 2013 Sharing Vision memprediksi bahwa investasi TI, data center dan operasi TI bakal bergeser ke arah cloud.
Chairman Sharing Vision Dimitri Mahayana menuturkan, di Swiss misalnya, mayoritas bank menggunakan cloud computing. Adopsi cloud tampaknya juga tidak terbatas pada kalangan SME (Small Medium Enterprise), namun perusahaan-perusahaan besar papan atas juga mulai berlomba-lomba menggeser operasi TI-nya ke cloud dengan alasan utama efisiensi dan efektifitas.

“Perusahaan-perusahaan global menganggap cloud computing sebagai model IT masa depan, dan sudah banyak yang mengaplikasikan cloud computing,”

pic1Lantas, bagaimana dengan Indonesia? Menurut Dimitri, industri cloud computing di Tanah Air harus diakui masih lambat pertumbuhannya. Padahal, lanjutnya, banyak perusahaan banyak yang minat untuk bermigrasi ke cloud

Namun terhadang dengan layanan yang belum optimal. Istilahnya, teknologi mungkin sudah canggih, tetapi dari segi layanan belum sempurna.
“Industri cloud computing di Indonesia pertumbuhannya masih akan lambat. Hal ini terutama disebabkan teknologi yang diimplementasi belum benar-benar proven sesuai best practice,” lanjutnya.
Dan jika dibiarkan terus menerus, industri cloud di Tanah Air akan kehilangan momentum bila gagal men-deliver layanan sesuai kebutuhan. Sehingga pada akhirnya, regulasi dan insentif dari pemerintah diperlukan pula untuk mengantisipasi akselerasi cloud computing. “Pemerintah semestinya mengantisipasi akselerasi cloud computing ini dengan regulasi yang pro aktif dan insentif bagi para pelaku maupun penggunanya.

pic2pic3

Di sisi lain, security dan data privasi tetap menjadi isu utama yang menghambat perkembangan cloud. Ya, bisa dibilang popularitas cloud yang kian menjulang menarik minat penjahat cyber untuk turut terjun ke wilayah ini.

Dimitri menyatakan, pembuat malware alias program jahat dapat menggunakan cloud untuk mempermudah menciptakan virtual machines untuk melakukan aktifitas malicious.

special tks for : Suro Areng, Ardhi Suryadhi dan Paman Google….(Y)

 
Leave a comment

Posted by on February 2, 2013 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: