RSS

Kemdikbud Siapkan Surat Edaran tentang Transisi RSBI

26 Jan

Ilustrasi_sekolah_rsbi_sman5_bandungKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyiapkan surat edaran mengenai masa transisi sekolah-sekolah eks Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Draft surat edaran yang saat ini disusun meliputi kelembagaan, pembiayaan, administrasi, aset, dan proses pembelajaran. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh meminta berbagai masukan dari para kepala dinas pendidikan provinsi mengenai hal ini.
“Tadi sudah saya buatkan draftnya, mereka saya minta memberikan masukan karena kami tidak ingin membuat surat edaran kontra produktif. Itu malah tidak bisa menyelesaikan persoalan.  Oleh karena itu, kami undang mereka, kami ajak untuk menentukan, “ katanya usai melakukan pertemuan dengan para kepala dinas pendidikan provinsi seluruh Indonesia di Kemdikbud, Jakarta, Senin (21/1).
Mendikbud menegaskan, dari sisi kelembagaan sudah tidak boleh lagi menggunakan RSBI. Oleh karena itu, kata Mendikbud, berbagai urusan administrasi mulai kop surat dan seterusnya sudah tidak boleh digunakan. Kedua, dari sisi proses pembelajaran tidak boleh mengalami penurunan. Sebelum RSBI, kata Mendikbud, di beberapa daerah sudah memiliki sekolah unggulan seperti di Aceh dan Kalimantan Timur.
“Sebenarnya di daerah-daerah sudah tumbuh semangat menyelenggarakan sekolah unggulan-sekolah unggulan. Semangat itu yang tidak boleh dihapuskan dan tetap diberikan dorongan kepada daerah untuk menyelenggarakan,” katanya.
Mendikbud menyebutkan, salah satu persoalan adalah adanya kesan diskriminasi akses pendidikan yang hanya dapat dinikmati oleh kelompok masyarakat tertentu. Hal ini, kata Mendikbud, yang harus dijaga supaya tidak menjangkit pada yang berikutnya lagi. “Oleh karena itu, konsekuensi dari proses pembelajaran tadi tetap bisa berjalan. Maka apa saja yang sudah ditetapkan programnya di dalam rencana kerja dan anggaran sekolah (RKAS), yang disusun sampai dengan tahun pelajaran 2012/2013, tetap berjalan,” katanya.

Pengalihan Aset dan Sumber Daya Eks RSBI

Pengelolaan sekolah-sekolah eks RSBI, yang selama ini menjadi kewenangan pemerintah provinsi tidak serta merta dapat dialihkan ke pemerintah kabupaten/kota. Pengalihan aset dan sumber daya sekolah-sekolah eks RSBI membutuhkan waktu selama empat bulan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh usai melakukan pertemuan dengan para kepala dinas pendidikan provinsi seluruh Indonesia di Kemdikbud, Jakarta, Senin (21/1/2013).
“Tidak mudah mengeksekusi ini karena RSBI yang diselenggarakan oleh provinsi cantolannya dari Peraturan Pemerintah No. 38/2007, tapi PP ini sekarang sudah tidak punya kekuatan hukum lagi. Berarti siapa nanti yang menyelenggarakan ? Padahal di PP yang lain kewenangan dari pendidikan dasar dan menengah ada di kabupaten kota,” kata Menteri Nuh.
Mendikbud mengatakan, karena pemerintah provinsi tidak mempunyai kewenangan lagi maka pengalihannya tidak bisa dilakukan sesaat. Misalkan, kata Mendikbud, pengalihan aset dan bangunan, yang terkait barang milik negara, tidak dapat diselesaikan dalam hitungan hari atau satu dua bulan.
Kemudian tentang nasib guru, jika diserahkan langsung ke kabupaten kota padahal anggarannya sendiri masuk di provinsi. Menurut Mendikbud, memindahkan anggaran dari provinsi ke kabupaten kota juga tidak mudah. “Kita juga menjaga jangan sampai nanti dialihkan ke kabupaten kota justru gurunya tidak jelas, tidak ada yang mengurus, asetnya pun belum bisa dipindahkan,” katanya.
Sebelumnya, pada acara pertemuan, Mendikbud menerima masukan untuk menata ulang kewenangan pengelolaan pendidikan di daerah. Diusulkan, kewenangan pendidikan dasar ada di kabupaten kota, sedangkan pendidikan menengah ada di provinsi. Sementara kewenangan pendidikan tinggi tetap di pusat.  Adapun selama ini kewenangan pengelolaan pendidikan dasar dan pendidikan menengah ada di pemerintah kabupaten kota, sedangkan pendidikan luar biasa ada di provinsi

copas : http://www.kemdikbud.go.id

 
Leave a comment

Posted by on January 26, 2013 in Uncategorized

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: